Menikmati Setiap Episode Hidup
Sumber:
Manajemen Qolbu Online [Kajian Bening Hati - Manajemen Diri]
Oleh : Aa Gym"
Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat-menasehati supaya menaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran." (QS. Al-Ashr (103):1-3)
Alhamdulillaahirabbil'aalamiin, Allahuma shalli 'ala Muhammad waala aalihi washaabihii ajmai'iin, Saudaraku yang budiman, langkah awal agar kita mampu menikmati setiap detik hidup ini, adalah dengan menumbuhkan sikap ridha (rela menerima kenyataan). Kebahagiaan dan kesedihan, keuntungan dan kerugian, akan terasa nikmat dengan sikap ridha. Mengapa demikian?
Kesengsaraan hidup walaupun dihadapi dengan sikap dongkol uring-uringan, keluh kesah, tetap saja kenyataan sudah terjadi. Pendek kata, disesali ataupun tidak, ridha maupun terpaksa, tetap saja kenyataan itu sudah terjadi dan dialami. Jadi, lebih baik hati kita ridha menerimanya.
Tentu saja ridha terhadap kenyataan yang dialami, bukan berarti pasrah total, sehingga tidak bertindak apapun. Itu keliru, ridha itu amalan hati, sedangkan pikiran dan tubuh kita wajib ikhtiar untuk memperbaiki kenyataan dengan cara yang diridhai Allah. Kondisi hati yang ridha sangat membantu menjadikan proses ikhtiar menjdi positif, optimal dan bermutu.
Saudaraku, orang yang stress adalah orang yang tidak memiliki kesiapan mental menerima kenyataan yang ada. Pikiranya tidak realitis, tidak menerima kenyataan dan tidak berpijak kepadanya. Sibuk menyesali sesuatu yang sudah terjadi. Sungguh, suatu kesengsaraan dan kepedihan hidup yang dibuat sendiri.
Oleh karena itu, sadarilah hidup kita ini terdiri dari berbagai episode yang tidak monoton. Kenangilah perjalanan hidup anda, ambilah kearifan dari setiap episode yang anda telah lalui. Kenanglah dengan kelapangan dada, dinginnya emosi, dan keikhlasan. Tidak ada gunanya menyelimuti kenyataan hidup ini dengan keluh kesah. Itupun tidak menyelesaikan masalah, bahkan menambah luka yang anda alami. Tetapi atasi dengan hati yang ridha, sehingga kita menikmati setiap episode hidup kita sambil berikhtiar memperbaiki kenyataan pada jalan yang Allah ridhai. Wallahu'alam bish shawab.(and/yn)***
Manajemen Qolbu Online - Komunitas Bening Hati© ManajemenQolbu.com »»
DOA YANG TAK TERUCAPKAN
Seorang ayah bersama kekasihnya membesarkan anak-anaknya
Dalam keterbatasan dan ketakberdayaan masa lalunya
Berupaya sebisa ia lakukan, betapapun himpitan mendera
Tak perduli panas, tak peduli hujan
Ia nikmati kekerasan hidup demi amanah atas anak-anaknya
Ya semua demi anaknya….
Pengalalman masa lalunya yang kelam membuat sang ayah sadar
Tak ada gunanya berharap kepada siapapun untuk sekedar
Menghargai jerih payahnya….
Tidak juga pada orang-orang yang amat dikasihaninya
Karena kelemahan dan kekurangannya membuatnya banyak bercermin
Hidup baginya hanya untuk membahagiakan kekasihnya…
Betapapun dirinya hancur terhempas lara
Cukup baginya memanjat syukur kehadirat Ilahi Robbi
Semuanya telah termaafkan, karena ada sebuah harapan besar
Yang semoga terwujud… nanti
Bersatunya ia dengan kekasih-2nya di jannatun naim
Amin ya Robbal alamin
No comments:
Post a Comment