beruntung didesaku sudah tidak lagi ada pilihan kepala desa, karena sudah diganti dengan Lurah ( walaupun alumni stpdn... he.. he )
jadi ya gak perlu ribut-ribut........
disekitar, minggu lalu telah dilakukan Pilkades serentak....
seperti ditempat lain juga kalee... selalu didahului dengan hriuk pikuk
kasak-kusuk, kampanye terselubung sampai taruhan gede-gedean...
yang aneh, katanya sudah dilarang dinegeri ini "KKN"
tapi faktanya...... mau buat SIM di samsat ada CALO
mau buat KTP di kantor desa/kecamatan ya juga ada CALO
mau buat ijin-ijin di Pemda.... juga banyak uang "siluman"
eh.... ketika ada Pilkades...
angudubillah min dalik, bapak2/ibu2/kakek2/nenek2
gak mau milih kalo gak ada duitttttt-nya
ini yang salah apanya ya....... ?
kapan negeri ini bersih dari pungutan liarrrr ?
kapan negeri ini punya pemimpin seperti....
para khulafaul rasyidin ( benar gak nih nulisnya )
syaidina Abubakar, Umar, Usman dll ?
kapan.... yah. kapan... kapan kalee.
Amin ya Robbal Alamin
No comments:
Post a Comment