Monday, June 04, 2007

TIDAK mengHargai dengan semeStinya

Wama qoddaru Allaha haqqa qodrihi…
Mereka tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya.
( al An' Am 6:91 )


KedudukanNya maha agung, wajahNya maha mulia, karuniaNya mahaluas dan kemurahanNya maha menyeluruh. Hanya saja para hambaNya tidak menghargaiNya dengan penghargaan semestinya. Dia menciptakan mahluk, menanggung rezekinya, melindungi jiwanya, melihat hal-hal yang tersembunyi, dan mengetahui niatnya, tetapi manunia tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya .

Dia memaafkan, mencukupi dan menyembuhkan, mengethui, lemah lembut, dan menghukumi, mengayakan, membagi dan memberi, berkuasa dan baik hati, tetatpi manusia tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya .

Seluruh bumi ini berada dalam genggammaNya, seluruh penjuru langit dilipat dengan tanagan kananNya, semesta alam adalah bak biji sawi di dalam kerajaanNya, semua mahluk membutuhkanNya, tetapi manusia tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya .

Barang siapa menyekutukanNya dengan yang lain, menyembah Allah tapi juga menyembah selain Dia, meyakini adanya sekutu bagiNya bahkan menganggap Dia sama dengan manusia makhlukNya dan membuat penyerupa-penyerupa bagiNya maka sesungguhnya dia tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya .

Barangsiapa bersumpah atas nama selain Allah, bersumpah demi Allah tetapi kemudian melanggar sumpah itu, menikmati karunia Allah tetapi tidak bersyukur, lalai dan tak pernah berdzikir kepadaNya, sebenarnya ia tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya .

Barang siapa melanggar batasan-batasanNya, mengerjakan hal-hal yang dilarangNya, menghina ayat-ayatNya, serta mengingkari nama dan sifat-sifatNya berarti ia tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya .

Barang siapa berpaling dari kitab suciNya menentang utusan-Nya, tidak mempercayai adanya pertemuan denganNya, dan meremehkan janji dan ancamanNya, sebenarnya ia tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya.

Mereka membuat murka Allah dengan membaggakan dosa-dosanya dan keburukan-keburukan, mereka menghapiri dengan kesalahan-kesalahn yang diperbuatnya, sebenarnya ia tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya.

Bagaimana mereka tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya padahal Dialah yang membentuk segala sesuatu dengan seindah indahnya, mencipta dengan sebaik baiknya, dan memberi hingga mencukupi ?

Bagaimana mreka tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya padahal setiap orang yang mengamati ciptaaanNya dan merenungkannya akan merasa kagum dan bingung ?

Bagaimana mereka tidak menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya, padahal Dialah dzat yang mencipta, mengadakan, membuat dan membentuk ?
Dia meninggikan langit, menghamparkan bumi, mengokohkan gunung, mengalirkan air, menjalankan angin, memanjangkan cahaya, dan mengadakan segala sesuatu menurut kehendakNya ?

Menghargai Allah dengan penghargaan yang semestinya adalah menaati semua perintahNya, menjauhi laranganNya, memercayai semua yang Dia katakan, menerima segala yang Dia tentukan, mensyukuri segala yang Dia mudahkan, memujiNya atas segala yang Dia tutupi dan ampuni, mengikuti RasulNya, mengamalkan kitabNya, menerimaNya sebagai Tuhan yang mutlak tanpa sekutu apapun, menerima Islam sebagai agama, dan menerima Nabi Muhammad SAW sebagai Nabi dan Rasul-Nya.

Nikmatnya Hidangan Al-Qur’an Halaman 300, oleh DR Aidh bin Abdullah Al Qarni, MA

No comments: