Saturday, September 26, 2009

menuJu keabadiAn

Menuju keabadian

Idul fitri 1 syawal selalau dikaitkan dengan prosesi mudik
Ketika mudik diawali niat “birul walidain” maka…
Mudik menjadi sebuah ibadah yang insyaallah jadi amal shaleh
Tapi... jika mudik telah menjadi sebuah tradisi maka...

Sering mudik bisa menjadi sesuatu yang melelahkan dan menyiksa
Kadang menimbulkan kemudharatan

Mudik tahun ini (2009) terasa berbeda setelah kepergian ayahku
Ibu semakin renta dalam kesendirian dan ingatannya berangsur menghilang
Tak tega dalam kesendiriannya kami anak2nya memindahkannya
Pada keluarga adiku ....

Kini rumah itu telah sepi tanpa ayah dan ibu....
Perubahan terasa cepat, kosong, kering dan hampa
Yah betapa besar pengaruh ketiadaan ayahku semua tampak berubah
Dan kamipun para anaknya tak ada lagi tempat rumah yg dituju

Tak ada lagi deham batuk ayahku yang dulu ketika aku kecil menimbulkan keteangan dalam tidurku...
Tak ada lagi cerita-cerita sederhana keseharian ibuku yang tahun lalu masih menghiasi cengkrama dengan kami anak2nya
Ibuku telah berubah menjadi pendiam, suaranya lirih bahkan kata-katanya telah menjadi tidak jelas.... oh ibuku
Mungkin ibuku sudah tak tahu lagi apakah hari ini lebaran atau bukan
----------------------------------------

Mudik terasa amat lelah, prihatin dan sedih.....
Kalau hanya ingin menjenguk ibu kenapa harus bersusah payah dg mudik
Kalau hanya ingin melepas rindu kenapa harus menunggu lebaran
Apalagi kalau hanya mau minta maaf tak perlu ditunggu seharusnya

Ternyata ... manusia pelan tapi pasti menuju pada kelemahannya
Dalam keberadaan menuju ketiadaan
Dalam kemampuan menuju ketidak berdayaan
Dalam kebersamaan menuju keberpisahan
Dalam keceriaan menuju kepedihan..... jika tanpa iman

Ya Allah jadikanlah kami sesutu yang Engkau pandang dalam keabadianMu
Amin..........

No comments: