perjalanan hidup yang panjang terasa amat singkat
tiba tiba tak terasa generasi keduaku telah lahir
terkaget kaget hatiku, ternyata diri telah semakin tua
tapi bagaimana dengan cinta......
dulu .... kukira cinta itu bisa dibagi
ketika berdua bersama isteri, saya khawatir kalau sudah punya anak
ketika anak telah susul menyusul, saya khawatir dengan lahirnya sang cucu
kenyataan kini telah lahir cucu-cucu mungil....
dan cinta itu kurasa tidak berkurang sedikitpun, bahkan bertambah
rupanya hanya porsinya yang berubah.....
tapi cinta itu tetap ibarat sebuah sinar lampu
berapapun yang disinarinya.... energi cinta itu tetap tidak berubah
subhanallah... nikmat Tuhan yng yang bernama cinta ini penuh misteri
dalam jerih payah mengasuh anak.... ada kebanggaan dan kebahagian
dalam kelelahan mengasuh cucu-cucu kecil ada keindahan yang terlukiskan
bahagia tidak bisa diungkap dengan kata.....
tapi cinta juga tidak hanya dibatasi oleh adanya anak dan cucu
Tuhan memberi rasa cinta itu didalam hati.....
jadi ada juga cinta yang tak terucap dan menerangi siapapun yang dicintainya
dan yang diterangi cinta pastinya merasa adanya cinta itu.....
jadi tak perlu ada kekhawatiran dalam cinta, apapun adanya.
No comments:
Post a Comment