hidup dalam hikmah, berupaya dengan jujur & beramal dengan ihlas. Menjadikan perjuangan sebagai 'sajadah panjang'
Wednesday, October 24, 2012
Surat Undangan
suatu hari dibulan Oktober-2012 saya naik bus jurusan Wonogiri-Solo
kemudian ada seorang ibu setengah baya dengan penampilan yang amat sederhana dan terlihat seperti tidak pernah sekolah
tapi alangkah kagetnya saya ternyata siibu ini seorang pengamen dengan suaranya yang amat merdu walau tanpa iringan musik sekalipun
terlebih lagi salah satu yang dinyanyikan adalah seperti dibawah ini, sebuah lagu yang amat populer pada masa saya sekolah jaman BINGEK.....
SURAT UNDANGAN
sunyi sepi sendiri
sejak kau tinggal pergi
tiada kabar berita
hidupku merana
berdebar hatiku
terima sepucuk suratmu
ku membacanya
dan kecewa
Reff.
Hampa kini harapan
kekasih tak kembali
hm..yang kuterima undangan
esok akan mengikat janji
sahabat karibku t’lah
menawan hatimu semoga
s’lamat dan bahagia
Kembali ke Reff.
ternyata benar bahwa kita tak boleh menilai "buku" hanya dari judulnya saja
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment