
Hanya hitungan waktu yang bisa mengukur
seberapa banyak kebajikan yng berhasil kita raih
atau.... seberapa sering kita lupa atau alpa
Tiba-tiba, tak terasa, tahun telah berganti dan takan kembali
2005, lewat begitu saja menucuri umur, mencuri kesehatan & mencuri kesempatan kita
2005, ada banyak kesedihan, kegagalan & kesalahan
tapi kita tak bisa berbuat apa-apa atas semua itu
kita hanya meratap, mengeluh bahkan kadang berdoapun lupa
Tsunami sudah setahun berlalu
Rasanya tak banyak mengubah perilaku bangsa ini
Korupsi jalan terus, bahkan tambah merajalela ke pelosok negeri
Demo dijalan-jalan tambah menjadi-jadi dan sesekali brutallll
ya Tuhan, tsunami ternyata tak bisa membuat bangsa ini taubat
Bahkan, sebagian yang selamat yang tak merasakan derita itu..... berucap
Tuhan hanya marah pada orang Aceh, tidak pada mereka....
mereka tak merasa Aceh bagian dari bahtera bangsa ini
diatas itu semua, ada juga yang bersyukur karena GAM & TNI ....
berhasil menundukan ego masing-masing,
dan DAMAI menjadi harapan kita bersama dimasa depan, menjadi secercah sinar
semoga ...... amin
ya Tuhan, bangsa ini telah lama terpuruk
tapi kita tak pernah tahu dimana simpul keruwetan itu ?
tanda-tanda membaiknya keadaan belum tampak bersinar
tiba-tiba FORMALIN telah menjadi penyakit pelaku ekonomi negeri ini
kemudian mereka saling tuduh, dan tak ada penyelesaian....
dan kembali menambah keruwetan.
Innalillah.....
Solo, 1 januari 2006
No comments:
Post a Comment